Gejala Autis Pada Orang Dewasa

26 Jan 2014

Gejala Autis Pada Orang Dewasa

Gejala Autis Pada Orang Dewasa

Autis menimpa orang dewasa sangat jarang sekali ditemukan, akan tetapi bukan berarti orang dewasa terhindar dari penyakit autis. Gejala autis pada orang dewasa berbeda-beda antara satu dengan lainnya.

Orang dewasa yang mengidap penyakit autis memiliki perilaku yang terbatas dan berkepanjangan. Terdapat beberapa kelainan atau gejala umum autis yang terlihat pada orang dewasa seperti gangguan kejang, masalah pencernaan, keterbelakangan mental, dan masih banyak lagi. Akan tetapi yang sering terlihat pada orang dewasa adalah kelainan dalam bersosialisasi dan komunikasi diantaranya :

  1. Hambatan berbahasa : Sulitnya dalam memverbalisasi apa yang ingin mereka katakan, sehingga perkataan mereka sering kali kaku atau tampak seperti robot dan gaya berbicaranya terdengar tanpa notasi.
  2. Kecanggungan Sosial : Lebih sering menghindari kontak mata atau menghindari berkomunikasi dengan tatap muka.
  3. Sulit Berkomunikasi : Gejalal autis pada orang dewasa adalah kesulitan dalam memulai dan melanjutkan pembicaraan. Mereka tidak memahami dan mengerti dari ekspresi wajah, bahasa tubuh, bahasa isyarat non-verbal dan intonasi orang lain. Hal tersebut sering menjadi penyebab orang lain menghindari untuk berkomunikasi engan mereka. Gejala autis yang terlihat pada orang dewasa dalam berkomunikasi adalah berbicara dengan nada yang tinggi atau intonasi suara yang datar.
  4. Manajemen Waktu : Keasyikan melakukan suatu kegiatan berulang-ulang yang berkepanjangan dan mereka tidak sadar akan waktu, seperti menghabiskan waktu berjam-jam mengatur rak buku dan jika tidak dihentikan mereka akan terus menata rak buku.
  5. Pengendalian emosi yang kurang : Mereka tidak bisa mengendalikan emosi mereka dan terkadang mereka terkejut dengan emosinya sendiri. Mereka lebih cenderung mengamuk atau tantrun seperti anak-anak.
  6. Kepekaan : Sebagian dari mereka terlalu (hiper) da hiposensitif terhadap cahaya, suara dan kerumunan orang banyak. Bahkan ada bererapa kasus yang hipersensitif dan hipo sensitif pada waktu yang berbeda tetapi dengan kondisi yang sama.
  7. Aktivitas Motorik : Hal ini terlihat jelas pada suatu aktifitas atau kegiatan yang membutuhkan koordinasi seperti gerakan atletik, menulis dan lainnya. Olahraga atau aktivitas yang cocok buat orang dewasa yang mengidap autis adalah kegiatan yang tidak memerlukan koordinasi seperti, berlari dan berenang yang merupakan kegiatan yang sangat bagus buat mereka.
  8. Kelainan pada Kepribadian : Meskipun gejala dan tanda autis pada orang dewasa berbeda-beda akan tetapi mereka memiliki beberapa ciri kepribadian yang umum seperti melakukan kegiatan yang berulang-ulang, kesulitan dalam berteman dan mempertahankan hubungan dengan temannya.
  9. Dijadikan Rutinitas : Mereka sering melakukan kegiatan berulang yang rutin didalam keseharian mereka dan menjadi gelisah jika terdapat variasi kegiatan dalam rutinitasnya.
  10. Bakat : Beberapa dari mereka yang mengidap autis diberkahi dengan bakat keterampilan seperti dapat atau mampu menghafal daftar dengan cepat, menghitung tanggal kalender, tangan ajaib dalam melukis, dan lainnya.

Orang dewasa pengidap autis memiliki rasa suka dan tidak suka yang sangat kuat dan perawatan terbaik untuk mereka adalah memberikan perhatian yang cukup, dukungan dari orang tua dan terapi autis.

Walau pun mereka memiliki gejala autis, namun mereka dapat hidup dan bekerja sendiri , kemandirian yang terbentuk tergantung dengan kecerdasan dan kemampuan mereka dalam berkomunikasi. Berdasarkan data statistik dari pengamatan para ahli, sekitar 33% orang dewasa pengidap autis dapat dan mampu untuk hidup mandiri. Untuk pengobatan autis anda dapat mengujungi website sahabatqualita.com


TAGS autis


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post